"Jika ada kebenaran di dalamnya, itu datang dari Allah. Namun jika ada kekeliruan, itu murni dari keterbatasan kami, dan kami memohon ampun kepada Allah."
Etika AI dalam Islam adalah buku saku gratis dan terbuka yang membahas bagaimana seorang Muslim seharusnya memandang, menggunakan, dan membangun teknologi kecerdasan buatan (AI) berdasarkan tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah.
Buku ini lahir dari kegelisahan seorang praktisi AI yang bertanya: "Apakah semua yang saya lakukan dengan AI ini sesuai dengan tuntunan Syariat Islam?"
- Bolehkah AI membuat gambar manusia?
- Apa hukum dataset yang mengandung konten haram?
- Bahaya deepfake menurut Islam
- Jebakan-jebakan tersembunyi dalam penggunaan AI
- Dosa jariyah vs amal jariyah di era digital
- Visi peradaban Islam dalam menghadapi AI
👉 whddarmadi.github.io/etika-ai-dalam-islam
Tidak perlu instalasi apa pun. Cukup buka di browser.
/
└── index.html # Seluruh buku dalam satu file HTML
└── README.md # Halaman ini
└── promotional_video.gif # Video promo
Sesederhana itu. Tidak ada framework, tidak ada dependencies, tidak ada build process.
Buku ini bersifat terbuka dan bebas. Kontribusi sangat disambut:
- Temukan kesalahan ketik, dalil, atau fakta? Buka Issue
- Ingin menambahkan konten atau terjemahan? Buka Pull Request
- Ingin menyebarkan? Silakan — gratis, tanpa syarat, asal tidak mengubah isi tanpa konfirmasi
Setiap kontribusi yang bermanfaat insyaAllah menjadi bagian dari amal jariyah bersama.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC BY-NC-SA 4.0)
- ✅ Boleh dibaca, disebarkan, dan dicetak secara gratis
- ✅ Boleh diterjemahkan dengan menyebut sumber
- ❌ Tidak boleh dijual atau dikomersialisasikan
- ❌ Tidak boleh diubah isinya tanpa konfirmasi dari inisiator
Wahid Setio Darmadi
Praktisi AI — Pengguna Generative AI & Pengembang Pipeline Model AI
Jakarta, Indonesia · 1447 H / 2026 M
- GitHub: @whddarmadi
- LinkedIn: linkedin.com/in/whddarmadi
- Instagram: @wahwahcreative
Buku ini disusun menggunakan pendekatan Mixture of Experts — melibatkan sepuluh platform AI sebagai kontributor riset (Perplexity, DeepSeek, Grok, Gemini, ChatGPT, Meta AI, Qwen, Copilot, Manus, Kimi) dengan Claude Opus sebagai penyunting utama.
Seluruh output AI berstatus bahan mentah. Keputusan editorial, arah, dan suara buku sepenuhnya dipegang oleh inisiator manusia. Al-Quran dan As-Sunnah menjadi pegangan utama dalam setiap penilaian.
Wallahu a'lam bish-shawab — Dan Allah lebih mengetahui yang benar.